Minggu, 16 Oktober 2011

ANTHONY ROBBINS

Tidak semua orang yang mencapai kesuksesan dikarenakan terlahir dari keluarga kaya ataupun punya pendidikan yang tinggi.
Dibesarkan di salah satu wilayah terpencil, Azusa, California & latar belakang keluarga yang Broken Home karena baru berusia 7 tahun orang tuanya sudah bercerai, itulah Anthony Robbins.
Pada saat itu kehidupannya jauh dari kata bahagia & perasaan yang sangat tertekan karena tidak mendapat perhatian dari kedua orang tuanya. Pada umur yang masih sangat mudah Anthony sudah diharuskan untuk hidup berdikari dikarenakan ibunya yang sering kawin cerai.
Singkat cerita, pada umur 18 tahun, Anthony sudah mulai bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Awal mulanya dia memilih pekerjaan menjadi seorang sales. Adapun product yang dia pasarkan adalah alat musik dari PEarl Music Company. Layaknya seorang sales lainnya dia menjual produknya dengan mendatangi rumah satu ke rumah lainya. Ditolak di satu tempat & tempat lainnya tidak membuat Anthony putus asa, ketekunan dan kesabaran yg dijadikannya sebagai modal dalam pekerjaannya itu.
Pada suatu hari, di tempat dia menawarkan productnya, konsumen yg di tawari product tersebut merasa terkesan dan kagum dengan cara berbicara Anthony yang sangat bagus, karena baru kali ini dia bertemu dengan sales yg sangat baik dalam mempresentasikan productnya. Dia pun menyarankan agar Anthony menjadi seorang Motivator untuk mempengaruhi orang lain agar bangkit dari keterpurukan, dan ia pun menyarankan agar Anthony bertemu dengan Jim Rhon salah seorang penceramah terkenal pada saat itu sudah sering mengadakan seminar-seminar di beberapa wilayah Amerika.
Tapi bagi Anthony menjadi sales sudah cukup mulia asalkan dilakukan dengan dengan baik dan tidak menjual kebohongan kepada setiap konsumennya.
Beberapa minggu kemudian Anthony tertarik untuk mengikuti saran dari konsumennya untuk bertemu dengan Jim Rhon. Anthony mengikuti seminar yg diadakan Jim Rhon di salah satu hotel. Dalam sesi tanya jawab Jim Rhon merasa kagum dengan cara Anthony berbicara dalam usia yg masih mudah tutur katanya sudah sangat luar biasa. Dan Jim Rhon pun menawarkan kepada Anthony untuk bergabung dalam memasarkan productnya.
Anthony pun menerima tawaran tersebut, tapi ada hal yg menjadi kendala pada saat itu, Anthony di haruskan untuk mengeluarkan uang terlebih dahulu untuk memasarkan product-product dari Jim Rhon. Anthony pun memberanikan diri untuk mengajukan pinjaman di Bank sebesar $ 1200 untuk menjalankan niatnya itu. Banyak temannya yg kwatir akan keputusan yg dia ambil pada saat itu, dengan alasan dari mana dia mendapat uang untuk mengembalikan pinjaman dari Bank apabila dia gagal.
Tapi dengan tekad & keyakinan sangat kuat, Anthony mulai menjalankan keputusan yg sudah dia ambil. Dengan modal cara berbicara yg baik dan jujur dalam mempromosikan product-product tersebut Anthony memperoleh hasil yg sangat bagus dan di luar dugaan orang lain, Dia mendapatkan $ 3000 di bulan pertama dan naik terus dari $ 5000 sampai $ 10.000 setiap bulannya. Hanya dalam waktu yg singkat Anthony sudah mulai sukses dalam menjalankan pekerjaannya itu, pada saat itu umurnya masih tergolong sangat mudah yaitu 19 tahun dan banyak orang menjulukinya sebagai ANAK AJAIB.
Setelah Anthony mempelajari ilmu yg dia dapatkan dari Jim Rhon selama dia memasarkan productnya, Anthony pun mulai belajar Neoro Linguistic Programming (NLP) dari penemunya yaitu John Grinder, Anthony jg belajar Neuro Accosiative Conditioning (NAC) & Human Needs Psychology. Dalam waktu yg singkat dia sudah bisa menguasai semua ilmu yg dia pelajari itu, dan dia juga mulai mengajarkan semua ilmu yg dia dapatkan kepada orang lain.
Prinsip sederhana yg diterapkan Anthony untuk menjalankan pekerjaannya sebagai seorang sales, yaitu.
Keberanian & menghindari ketakutan sebisa mungkin untuk mencapai sesuatu yg ia inginkan dalam hidupnya, sedangkan ketakutan adalah motivator yg jauh lebih kuat dari pada keinginan ataupun ketertarikan.
Orang yg sukses adalah orang yg mampu mengendalikan perasaan senang & deritanya.
Ketika ia tidak melakukan tindakan yg diperlukan untuk menuju kesuksesan, ia bisa merasakan penderitaan akibat tidak melakukan tindakan tersebut. Dan ia memperoleh perasaan bahagia saat ia melakukan tindakan yg diperlukan untuk menuju kesuksesan. Inilah kendali yg dimiliki oleh orang sukses.
Lain halnya dengan orang yg gagal. Ia merasakan penderitaan apabila ia melakukan tindakan yg diperlukan untuk menuju kesuksesan, dan ia merasa nyaman jika tidak melakukan tindakan yg diperlukan untuk menuju kesuksesan, sehingga ia tidak mendapat kesuksesan tersebut.
Itulah kata-kata bijak seorang Anthony Robbins setiap kali dia memberikan ceramah.
Kisah hidupnya sudah banyak menginspirasi banyak orang, mulai dari motivator asal Indonesia "TUNG DESEM WARINGIN" sampai mantan Presiden Afrika Selatan "NELSON MANDELA".
Siapa yg tidak kenal dengan mantan Presiden Af-Sel ini, dan siapa yg bisa menyangka pula bahwa seorang Nelson Mandela pernah berguru kepada Anthony Robbins. Dan apa yg ia dapatkan dari seorang Anthony dipraktekkannya dalam kehidupannya. # Saat ia dijanjikan untuk bebas bersyarat dari penjara, dia menulis surat yg di tujukan kepada Presiden Afsel saat itu "P.W. Botha" yg isinya menolak untuk dibebaskan dan memilih untuk tetap di penjara. Keputusan yg diambil seorang Nelson Mandela sangat beresiko. Tapi disinilah keberanian yg dia ambil sebagaimana pelajaran yg dia dapat dari seorang Anthony Robbins.
Keputusan yg diambil Nelson Mandela pada saat itu sangat beresiko tapi bukan berarti tanpa alasan yg jelas. Tujuannya sangat jelas yakni Dia berkorban untuk generasi muda AFSEL.
Adapun statementnya yg sangat populer adalah :
"Bagi saya sangatlah jelas, bahwa saya melakukan ini demi generasi-generasi kami pada masa yang akan datang".
Anthony Robbins mengajarkan kepada semua orang , bahwa semakin kuat keberanian untuk mengambil resiko, semakin besar pula harapan akan hasil yang akan diperoleh. Seiring dengan itu pula, semakin besar juga perjuangan yg dikerahkan.

Sama halnya dengan "Tung Desem Waringin". Dia mengambil keputusan untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai Manager Bank Central Asia (BCA), hanya karena terinspirasi oleh seorang Anthony Robbins, untuk menjadi seorang Motivator.

Anthony Robbins mengajarkan kepada semua orang , bahwa semakin kuat keberanian untuk mengambil resiko, semakin besar pula harapan akan hasil yang akan diperoleh. Seiring dengan itu pula, semakin besar juga perjuangan yg dikerahkan.

Kesabaran, keuletan, & keberanian mengambil resiko sebagaimana yg dilakukan oleh Anthony Robbins saat ia masih berjuang dari awal sampai dia mendapatkan kesuksesan, merupakan kekuatan maha dasyat dan jangan dilupakan Tujuan dari pejuangan itu sendiri harus jelas.




- RENUNGAN -

ADA KEKUATAN DALAM DIRI SETIAP ORANG YANG BEGITU KUAT DAN TIDAK ADA APAPUN YANG DAPAT MENAHANNYA UNTUK MENGERJAKAN SESUATU, MEMBAGIKAN, MENCIPTAKAN, & MEMBERI APAPUN YANG
DIBAYANGKANNYA DALAM KEHIDUPAN.
DENGAN KETEKUNAN, KESEDERHANAAN, KESABARAN, SERTA PERJUANGAN YANG KERAS DAN SATU HALYANG TIDAK BOLEH DILUPAKAN "SELALU MENGANDALKAN TUHAN BUKAN KEKUATAN PRIBADI SEMATA"
ADALAH KUNCI UNTUK MERAIH KESUKSESAN.

SELAMAT BERJUANG

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

berikan komentar anda